Monday, July 14, 2008

Kamasutra

Sebuah gaya bercinta segar yang dilihami Kama Sutra ‘mattress moves’ dari beberapa gaya. Berikut ini sepuluh gaya yang dijamin bakal membuat anda dan pasangan anda terengah-engah kesenangan.

Diamond
Intruksi Erotis: Pasangan pria anda berbaring dengan sebuah bantal menahan kepalanya. Masih berhadapan dengannya, dengan posisi merunduk taruh tangan dan lutut anda di samping dadanya. Saat tubuhnya menyatu dengan dengan tubuh anda, dengan lembut bergeraklah dan mulailah mencoba memposisikan tubuh anda dengan gerakan diagonal, menyerupai diamond (belah ketupat): ke kiri, turun, ke kanan dan ke atas.

Kenikmatan yang didapat:
Anda akan menyukainya, karena di bagian ini penis pasangan anda menyentuh setiap kelembapan tubuh anda, termasuk area G-spot. (menyentuh orgasme internal bergantian yang terletak di depan dinding vagina anda dengan gerakan posisi menurun). Sensasi yang tak hanya anda rasakan sendiri, namun pasangan anda bisa turut merasakan setiap inci tubuh anda. Gerakan pelan dan terkontrol naik turun dalam waktu yang lama membuat anda semakin menikmati keintiman dengan pasangan. Baca aneka gaya lainnya.

Syaitan

Diceritakan di dalam kitab suci Al-Qur’an, tentang sebab musabab jatuhnya manusia dari surga ke bumi. Ketika itu, Nabi Adam dan Siti Hawa oleh Allah ‘Azza wa jalla diperkenankan untuk tinggal di surga. Apapun yang ada di tempat itu dapat di manfaatkan oleh beliau berdua, terkecuali satu hal, yakni keduanya tidak diperbolehkan menyentuh bahkan mendekati sebatang pohon yang disebut pohon Khuldi.

Sampai sekian lama sepasang manusia pertama itu mampu memenuhi larangan tersebut. Sampai suatu ketika datang seekor ular yang merayu keduanya untuk melanggar larangan itu. Tanpa sepengetahuan keduanya ular tersebut merupakan jelmaan dari setan yang menolak untuk bersujud pada Nabi Adam. Saking licinnya rayuan sang ular, akhirnya Bapak Adam dan Ibu Hawa melanggar perintah-NYA. sehingga Allah ‘Azza wa jalla mendepak keduanya dari Surga .

Memang manusia dan setan telah sejak semula menjadi musuh bebuyutan, di manapun dan kapanpun si setan akan menggoda setiap manusia. Dan manusia akan selalu berusaha memerangi setan penggoda itu. Saking getolnya dalam memerangi si setan, manusia menggambarkannya sebagai sesuatu yang menjijikkan, menakutkan, menyeramkan dan sebagainya. Gambaran seperti itu sangat efektif untuk menjadikan anak-anak takut dan menjauhkan diri dari si setan. Akan tetapi jikalau si anak sudah semakin besar, tentu perasaan takut pada hal-hal yang bersifat menakutkan dan menyeramkan tersebut makin berkurang. Disinilah kita kadang terlena.

Jaman sudah berubah, setanpun berubah, tetapi manusia tetap sama, masih seperti Adam dan Hawa ketika dicipta oleh Allah ‘Azza wa jalla. Manusia tidak berubah bentuk dalam memerangi sang penggoda, tetapi setan dalam semenit dapat berubah sekian ribu kali dan sekian juta cara agar manusia dapat tergoda. Bila pada saat menggoda Adam dan Hawa ia berbentuk ular, kini ia dapat berwujud apa saja yang ada di sekitar kita, seperti tubuh kita, barang-barang keyangan kita dan sebagainya.

Tidak sekedar itu saja, setan kini tidak hanya berujud sebagai segala sesuatu yang menjijikkan, menakutkan dan menyeramkan. Ia kini dapat lebih indah dari keindahan yang dapat kita bayangkan, lebih menyenangkan dari kesenangan yang kita bayangkan. Pun setan dapat berujud kelaparan, kemiskinan, kesakitan dan segala penderitaan hidup yang belum tentu pernah kita bayangkan. Saat ini segala sesuatu di sekitar kita sangat mudah menjadi setan, karena setan adalah segala sesuatu yang menyebabkan diri kita melanggar batas-batas yang ditentukan oleh Allah ‘Azza wa jalla. Amin

Tentang Vampire

Awal Februari 2007, situs resmi The Associated Press dalam sebuah kolom beritanya mengabarkan bahwa Puri Bran yang diyakini sebagai tempat kediaman Dracula, dijual seharga 78 juta dolar oleh pewarisnya kepada pemerintah Rumania. Langkah tersebut diambil demi pelestarian tempat legendaris di Transylvania tersebut. Kabarnya lebih dari 400 ribu orang mengunjungi puri itu setiap tahunnya, terutama karena dikaitkan dengan Vlad the Impaler atau Pangeran Dracula.

Vlad bukanlah pemilik puri itu, namun diyakini telah menggunakan tempat itu selama kunjungannya ke Transylvania. Dia juga terkurung di tempat itu selama dua bulan pada tahun 1462 setelah ditangkap olah musuhnya.
Baca Selengkapnya.



Tuesday, April 15, 2008

Love, Hates and Passions

IS LOVE IN THE CONCUPISCIBLE PART OF THE SOUL?

Differences in types of love correspond to differences in appetite (or striving or tending or desire):

Natural Love: This sort of love is had when appetite or desire does not follow upon an apprehension on the part of the very subject that has the appetite, but instead follows upon an apprehension on the part of another. The appetite in this case is called natural appetite, because "natural things seek what is suitable to (convenit) them by their natures--not through their own apprehension but through the apprehension of the one who institutes their nature." Love is "the principle [or source] of the movement of the thing that tends toward the loved end," and in natural appetite this principle is the "connaturality (connaturalitas) of the thing that has the appetite with respect to the end which is loved." Read more.

Monday, April 14, 2008

Cinta Oh, Cinta?

The important thing was to love rather than to be loved.

Pertanyaan tentang cinta telah mengambil tempat dalam sejarah manusia sejak manusia itu hidup di muka bumi ini. Dan pertanyaan yang timbul selalusaja sama: apakah cinta itu? Adalah suatu hal yang teramat sulit untuk mendefinisikan dengan jelas apakah cinta itu, karena cinta dapat didefinisikan menurut kepentingan masing-masing individu.

Cinta sulit untuk didefinisikan tetapi dapat dirasakan, seperti seseorang yang tidak bisa melihat udara tetapi dapat merasakannya. Cinta digambarkan seperti sesuatu yang abstrak tapi bermakna. Sesuatu yang sulit dilukiskan dengan kata-kata tetapi mempunyai arti mendalam di dalam kehidupan setiap manusia.
Baca selengkapnya.